Apakah anda seorang pemarah?

Apakah Anda Seorang Pemarah?

KEBAHAGIAAN tak dapat dicapai setiap hari, masalah seringkali hadir di saat tak terduga. Sebagian orang dapat dengan mudah melalui masalah yang dihadapinya, namun tak sedikit pula yang mudah terpancing emosi.

Kemarahan yang tak terkontrol dapat menimbulkan dampak yang tak ringan, seperti konflik dan tindak kriminal.

 

Menurut Clayton Tucker-Ladd, penulis buku Psychology Self-Help, ada dua hal penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi kemarahan, yaitu intensitas kemarahan dan seberapa besar Anda mampu mengontrol kemarahan tersebut.

 

Jika intensitas kemarahan telah terukur, maka Anda dapat dengan mudah menyadari sejauh apa emosi menyita pikiran Anda.

 

Setelah menyadari sebesar apa kemarahan yang Anda rasakan, Anda dapat memperhitungkan sebesar apa kemampuan Anda dalam menangani kemarahan yang dirasakan.

 

Jika Anda merasa tak mampu menangani kemarahan tersebut, tak ada salahnya mencari seseorang yang dapat membantu Anda menyelesaikan persoalan atau sekedar teman curhat.

 

Untuk mengukur seberapa tingginya kemarahan Anda, tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri :

 

1. Apakah kemarahan Anda meningkat dalam waktu yang instan?

2. Apakah Anda menyembunyikan kemarahan yang Anda rasakan?

3. Apakah Anda marah jika seseorang menganggu kegiatan yang tengah Anda lakukan?

4. Apakah Anda marah jika seseorang memberi respon negatif atas hasil kerja Anda?

5. Apakah Anda marah jika seseorang mengkritik penampilan, opini, atau kinerja Anda?

6. Apakah Anda marah jika seseorang memanfaatkan Anda?

7. Apakah Anda marah pada diri sendiri saat membuat kesalahan?

8. Saat Anda marah, apakah Anda berlaku kurang baik di hadapan orang lain?

9. Saat Anda marah, apakah Anda mengabaikan hal-hal yang penting, seperti pekerjaan atau mengurus anak-anak?

10. Saat Anda marah, apakah Anda melakukan hal-hal negatif dan di luar batas moral?

11. Apakah Anda sering meminum minuman beralkohol atau mengonsumsi obat-obatan?

12. Saat Anda mabuk, apakah Anda cenderung mellow atau marah?

Jika setengah atau lebih dari pertanyaan dia atas Anda jawab “Ya”, sudah waktunya Anda kembali belajar mengontrol emosi.

 

Emosi yang terkontrol tak hanya menghindarkan Anda dari kesan buruk, juga dapat membantu Anda menyelesaikan permasalahan dengan pemikiran jernih.

Leave a Reply